Kamis, 30 Juni 2016

makalah progam tindak lanjut




TUGAS PERENCANAAN PEMBELAJARAN
PROGAM TINDAK LANJUT
Tugas ini dibuat guna memenuhi nilai mata kuliah yang di ampu oleh
Arfilia Wijayanti, S.Pd., M.Pd

logo-universitas-pgri-semarang-724x1024.png

Di susun oleh :
1.                Fernanda Shella Elvira           (14120454)
2.               Muzaki                                    (14120476)                 
3.               Endang Puryani                      (14120460)
4.               Meilita Rahmawati                  (14120491)
5.               Anggi Sundari Putri                (14120500)



PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
2016




KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami, sehingga berhasil menyelesaikan makalah ini mengenai “Sistem Penilaian” dengan tepat waktu.
Makalah ini menjelaskan secara ringkas mengenai Pengertian penilaian, system penilaian pembelajaran, alat penilaian pembelajaran, penyusunan penilaian pembelajaran, dan tujuan diadakan penilaian. Dan oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dariawal sampai akhir.


                                                                                                   Semarang, 29 Maret 2016


                                                                                                               Penyusun








\





Daftar Isi
Kata Pengantar……………………………………………………………………....…      2
Daftar Isi……………………………………………………………………………….      3
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang……………………………………………………………………        4
B.     Rumusan Masalah………………………………………………………………....       4
C.     Tujuan dan Manfaat Pembahasan………………………………………………....       4
BAB II PEMBAHASAN
A.    Pengertian Penilaian Hasil Belajar…………………………………………………       5
B.     Tujuan Progam Tindak Lanjut……………………………………………………         6
C.     Cara-cara Menentukan Masalah Belajar……………………………………….....         6
D.    Factor-faktor Masalah Belajar……………………………………………………         7
E.     Langkah-langkah  Kegiatan Di dalam Progam Tindak Lanjut…..........................          8
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ……………………………………………………………………...          9
B.  Saran …………………………………………………………………………......         9
Daftar Pustak……………………………………………………………………….          10














BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Menurut UUSPN (Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional) No. 20 Tahun 2003 Pasal 1, menyatakan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Setiap siswa menginginkan hasil yang baik dalam proses pembelajarannya.
Hal tersebut dijadikan tolak ukur dalam proses pembelajaran. Hasil berupa nilai yang baik pada mata pelajaran Gambar Teknik dapat dicapai apabila terlaksananya proses belajar mengajar yang baik. Hal tersebut harus ditunjang dengan faktor yang mendukungnya, salah satunya adalah interaksi belajar mengajar yang terjadi antara guru dan siswa
Tindak lanjut evaluasi hasil pembelajaran perlu dipahami dan dilakukan oleh setiap stakeholder, jika laporan hasil evaluasi pembelajaran itu kurang maka apa yang harus dilakukan oleh pengambil kebijakan pendidikan. Apa yang dilakukan oleh seorang pendidik, siswa dan orang tua serta pemerintah.Siklus managemen pendidikan dilakukan lagi apakah ada yang kurang dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan bagaimana perbaikan yang harus dilakukan oleh pembuat kebijakan pendidikan. Dengan mengatuhui apa yang seharusnya dilakukan, maka akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pelaksanaan program evaluasi pembelajaran.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang di maksud dengan Progam Tindak Lanjut
2.      Apa tujuan diadakannya Progam Tindak Lanjut
3.      Bagaimana menentukan masalah-masalah belajar
4.      Apasajakah yang termasuk faktor-faktor  masalah belajar
5.      Bagaimanakah langkah kegiatan di dalam tindak lanjut evaluasi hasil pembelajaran
C.     Tujuan
Bertujuan untuk :
Mendeskripsikan dan mengeksplementasikan program dan tindak lanjut
.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Progam Tindak Lanjut
Evaluasi Program dan Tindak Lanjut adalah salah satu komponen manajemen program yang esensial dalam program bimbingan dan konseling.Evaluasi merupakan pengukuran ketercapaian program pendidikan, perencanaan suatu program substansi pendidikan. Pada Kurikilum Berbasis Kompetensi, komponen penilaiannya dikenal dengan Penilaian Berbasis Kelas.
Hasil penilaian sikap perlu dimanfaatkan dan ditindak lanjuti. Hasil pengukuran dan penilaian sikap siswa dalam kelas, tujuan utamanya bukanlah untuk dilaporkan dalam bentuk angka, seperti nilai penguasaan pengetahuan (domain kognitif) atau keterampilan (domain psikomotor). Secara terperinci, hasil pengukuran dan peniIaian sikap dalam kelas dapat dimanfaatkan untuk hal-hal sebagaiberikut:
1)      Pembinaan sikap siswa, baik secara pribadi maupun klasikal, perlu memperhatikan teori pembentukan dan perubahan sikap. Sebagian dari teori itu telah dijelaskan penilaian bagian awal dari naskah pedoman ini.
2)      Perbaikan proses pembelajaran, misalnya secara umum siswa menunjukkan sikap negatif terhadap pokok bahasan atau mata pelajaran tertentu, ada kemungkinan siswa belumdapat menyerap dengan benar materi pelajaran dan belum dapat memahami dengan benar konsep-konsepnya.Dalam hal ini, guru perlu mengkaji lebih mendalam dan mungkin purlu memberikan perhatian khusus dan penekanan-penekanan tertentu dalamproses pembelajaran.
3)      Peningkatan profesionalitas guru. Hasil pengukuran dan penilaian sikap dapat dimanfaatkan pula dalam rangka pembinaan profesionalisme guru. Berdasarkan hasil peng­ukuran dan penilaian sikap, guru dapat memperoleh informasi tentang kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya berdasarkan persepsi siswa. Informasi tersebut sangat bermanfaat dalam rangka melakukan upaya-upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pribadi dan kemampuan profesional guru.



B.     Tujuan Progam Tindak Lanjut
Tujuan dari kegiatan tindak lanjut adalah untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa. Berikut ini beberapa kegiatan tindak lanjut yang dapat dilakukan guru dalam upaya mengoptimalkan penguasaan siswa (Ruhimat, 2007).
1.      Memberikan tugas atau latihan yang harus dikerjakan di rumah (PR)
Dalam memberikan tugas dan latihan guru perlu memperhatikan waktu yang tersedia dan kemampuan yang dimiliki siswa.Setiap pemberian tugas kepada siswa harus berorientasi pada kompetensi yang harus dicapai dan memberikan manfaat bagi siswa.
2.      Membahas kembali materi pelajaran yang belum dikuasai siswa
Sebagai tindaklanjut dari adanya kemampuan yang belum dikuasai siswa, guru hendaknyamerancang kegiatan untuk membantu siswa menguasai kemampuan yang belum dikuasanya.
3.      Membaca materi dari sumber lain
Kegiatan ini dapat ditugaskan kepada siswa yang belum ataupun yang sudah menguasai kompetensi yang telah ditetapkan.
4.      Memberikan motivasi atau bimbingan belajar
Guru hendaknya memberikan bimbingan kepada siswa agar mereka mampu memperbaiki kekurangannya. Bimbingan tersebut dapat berupa arahan atau petunjuk yang jelas kepada siswa sehingga tugas yang diberikan dapat diselesaikan secara maksimal.
5.      Menginformasikan topik yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya
Hal ini dilakukan untuk membimbing atau mengarahkan siswa dalam kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam pelajaran.
C.     Cara-cara Menentukan Masalah-maslah Belajar
Program pembelajaran merupakan hal yang kompleks. Belajar di sekolah terkait dengan beberapa hal. Dalam bertindak belajar, siswa berhubungan dengan guru, bahan belajar, pemerolehan pengetahuan dan pengalaman, dan tata cara evaluasi belajar. Di samping itu, siswa secara intern menghadapi disiplin, kebiasaan dan semangat belajarnya sendiri.
1.      Pengamatan Perilaku Belajar
Guru selaku pembelajar bertindak membelajarkan,dengan mengajar. Guru selaku pengamat,melakukan pengamatan terhadap perilaku siswa dalam pengamatan tersebut guru juga mewawancarai siswa atau teman belajarnya. Jadi  ada perbedaan peran guru, yaitu peran membelajarkan dan peran pengamat untuk menemukan masalah-masalah belajar.bila masalah siswa ditemukan, maka sebagai pendidik, guru berusaha membantu memecahkan msalah belajar.
2.      Analisis hasil belajar
Analisis hasil belajar siswa merupakan pekerjaan khusus. Hal ini pada tempatnya dikuasai dan dikerjakan oleh guru. Dalam menganalisis hasil belajar guru memulai sejak awal semester, sejalan dengan desain instuksional.
3.      Tes Hasil Belajar
Pada penggal proses belajar dilancarkan tes hasil belajar.adapaun jenis tes yang digunakan umumnya digolongkan sebagai tes lisan dan tes tertulis. Tes tertulis terdiri dari tes esai dan tes objektif.
D.    Factor-faktor Masalah Belajar
Prayitno (1985) mengemukakan bahwa masalah adalah sesuatu yang tidak disukai adanya,menimbulkan kesulitan bagi diri sendiri dan atau orang lain, ingin atau perlu dihilangkan. Guru telah mengajar dengan baik. Ada siswa belajar dengan giat. Ada siswa pura-pura belajar. Ada siswa belajar setengah hati. Bahkan ada siswa yang tidak belajar. Dilihat dari hal-hal tersesbut dapat ditemukan adanya masalah-masalah belajar yang dialami oleh siswa.oelh sebab itu factor masalah belajar di bagi menjadi :
1.      Factor Internal
Factor yang  berasal dari siswa itu sendiri, tanpa adanya dorongan dari luar dalam hal belajar yang di lakukanya selama ini. Faktor intern yang dialami dan dihayati oleh siswa yang berpengaruh pada proses belajar seperti:


·         Sikap terhadap Belajar
·         Motivasi Belajar
·         Konsentrasi Belajar
·         Mengolah Bahan Belajar
·         Menyimpan Perolehan Hasil Belajar
·         Kebiasaan belajar









2.      Factor Ekternal
                    Proses belajar didorong oleh motivasi intrinsik siswa Dengan kata lain aktivitas belajar dapat meningkat bila program pembelajaran disusun dengan baik. Program pembelajar sebagai rekayasa pendidikan guru disekolah merupakan faktor ekstern belajar.Faktor-faktor ekstern tersebut adalah sebagai berikut:


·         Guru sebagai Pembina Siswa Belajar
·         Prasarana dan Sarana  Pembelajaran
·         Lingkungan Sosial Siswa di Sekolah
·         Kebijakan Penilaian
·         Kurikulum Sekolah



E.     Langkah Kegiatan Di Dalam Tindak Lanjut Evaluasi Hasil Pembelajaran
Kegiatan dalam tindak lanjut evaluasi hasil pembelajaran berdasarkan hasil-hasil evaluasi yang telah dilakukan, guru dapat merancang kegiatan tindak lanjut yang perlu dilakukan baik berupa perbaikan (remedial) bagi siswa-siswa tertentu, maupun berupa penyempurnaan program pembelajaran.Penjelasan lebih lanjut tentang kegiatan tersebut dapat diuraikan berdasarkan langkah-langkah sebagai berikut:
1.                  Identifikasi kelebihan dan kelemahan laporan hasil evaluasi pembelajaran.
Laporan hasil pembelajaran perlu dilihat dan dipelajari oleh pengambil kebijakan pendidikan. Dengan melihat hasil laporan tersebut maka dapat diidentifikasi apakah pembelajaran selama ini sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dengan mengetahui hasil laporan maka kelemahan-kelemahan yang terjadi di dalam proses pembelajaran akan teridentifikasi secara baik.
2.      Peningkatan hasil belajar
Setelah mengetahui berbagai bentuk kegagalan yang ada maka perlu diadakan peningkatanpembelajaran. Proses pembelajaran yang maksimal akan mengakibatkan hasil belajar yang baik. Atau dengan solusi yang kita ajukan haruslah mengarah pada upaya untuk menanggulangi kegagalan dan menguatkan pendukung keberhasilan belajar peserta didik.
3.      Merancang program pembelajaran remidi (perbaikan).
Program pembelajaran remidi diberikan hanya untuk kompetensi tertentu yang belum dikuasai oleh peserta didik. Program ini dilakukan setelah peserta didik setelah peserta didik mengikuti tes atau ujian kompetensi tertentu, tetapi peserta didik tersebut mendapatkan sekor nilai di bawah standar minimal yang telah ditetapkan.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Progam Tindak Lanjut sering kalai membuat siswa lebih termotivasi dalam hal belajar. Adanya progam tindak lanjut memberikan ruang lingkup siswa untuk memahami ulang apa yang di pahami pada saat proses pembelajaran berlangsung.
Adapun masalah-masalah belajar baik di karenakan factor internal maupun factor ekternal, progam tindka lanjut dapat pula berperan dalam penanganan masalah-masalah belajar siswa. Adanya progam tindka lanjut guru lebih mudah mengenali siswa, baik dari perilaku, cara belajar ataupun penanganan guru dalam menghadapi siswa yang  mengalami masalah belajar.
B.     Saran
Seorang guru sebaiknya mampu mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi terhadap masalah-masalah belajar yang dialami oleh siswanya agar peroses belajar mengajar tetap berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik.
















DAFTAR PUSTAKA
( Di unduh pada hari selasa 29 Maret 2016 pukul 15:00 WIB )
http://www.gurukelas.com/2011/09/kegiatan-tindak-lanjut-pembelajaran.html (di unduh pada hari selasa, 29 Maret 2016 pukul 15:10 WIB)





























Tidak ada komentar:

Posting Komentar